Olehwins Diposting pada Februari 3, 2022 Februari 17, 2022 Sejarah Ikan Cupang Ikan Cupang termasuk ikan yang mempunyai sejarah cukup panjang. Pada tahun 1849 Theodor Cantor menerbitkan sebuah artikel tentang ikan petarung yang kemudian dinamainya dengan Macropodus pugnax.
Masapemijahan ini biasanya hanya berlangsung selama satu malam, dari jam 11 malam atau bahkan kurang sampai dengan waktu subuh. Keesokan harinya kita dapat melakukan pengecekan, jika pemijahan berhasil maka pada kakaban (tempat menempelnya telur) akan kita lihat banyaknya telur yang hasil pemijahan berukuran yang sangat kecil.
Untukpembudidaya yang ingin melakukan pemijahan, silahkan memilih indukan yang siap. Ikan jantan harus berumur setidaknya 4-8 bulan. Badang panjang dengan sirip dan warna terang. Sedangkan untuk betina sebaiknya juga berumur 4-5 bulan. Pilih indukan betina yang juga agresif dan sudah full telur di bagian perutnya. Langkah Pemijahan
Apabilaindukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, kalian dapat menyediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 centimeter. Selain itu, siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Tambahkan juga tumbuhan air seperti kayambang untuk meciptakan suasana seperti di
Thisservice aims to provide knowledge to students of SMK Negeri 1 Meureubo, West Aceh about the management of parent selection in betta fish hatchery activities. Betta fish was a type of ornamental fish that was very popular among people from the
Vay Tiα»n Online Chuyα»n KhoαΊ£n Ngay. Indukan cupang jantan diambil dari tempat pemijahan pada saat burayak berumur 2 minggu. Namun, mengapa momen ini begitu penting? Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa waktu ini menjadi pilihan yang tepat dan apa yang perlu Anda ketahui saat mengambil indukan cupang jantan. Mari kita mulai dengan memahami proses perkembangan cupang dari pemijahan hingga fase berumur 2 proses perkawinan dengan indukan cupang betinaBurayak berumur 2 mingguIndukan cupang betina sudah menghasilkan telurBurayak menetasIndukan cupang betina mengandung sel telurJawabannya adalah B. Burayak berumur 2 minggu. Indukan cupang jantan diambil dari tempat pemijahan pada saat burayak berumur 2 itu, saya akan memberikan penjelasan terkait pertanyaan di atas. Berikut ini akan menjabarkan dan Pemijahan CupangSebelum kita membahas saat yang tepat untuk mengambil indukan cupang jantan, penting untuk memahami proses perkawinan dan pemijahan pada cupang. Proses ini dimulai ketika indukan jantan dan betina ditempatkan dalam satu wadah atau akuarium yang jantan akan melakukan tarian kawin yang khas sebagai bagian dari upaya mendapatkan perhatian betina. Setelah itu, proses perkawinan pun terjadi, dan betina mulai menghasilkan sel betina cupang akan membuat sarang busa di permukaan air sebagai tempat meletakkan telur-telurnya. Setelah meletakkan telur, betina akan menjaga dan melindungi mereka hingga saat menetas. Burayak atau anak cupang akan berada di dalam sarang busa selama beberapa waktu sebelum mereka siap untuk berenang bebas di yang Tepat untuk Mengambil Indukan Cupang JantanSeperti yang telah disebutkan sebelumnya, waktu yang tepat untuk mengambil indukan cupang jantan adalah saat burayak berumur 2 minggu. Pada saat ini, burayak sudah cukup kuat dan mandiri untuk bisa hidup di lingkungan yang terpisah dari indukannya. Mengambil indukan jantan pada usia ini memberikan beberapa manfaat yang dengan mengambil indukan jantan pada usia 2 minggu, Anda memberikan kesempatan bagi indukan betina untuk fokus pada tugasnya sebagai pemelihara burayak yang tersisa. Ini membantu memastikan bahwa betina dapat memberikan perhatian dan perawatan yang optimal pada burayak lainnya tanpa gangguan dari indukan pada usia 2 minggu, burayak sudah cukup besar dan terlihat jelas perbedaan kelaminnya. Ini memudahkan Anda dalam mengidentifikasi dan memilih indukan jantan yang diinginkan. Pemilihan indukan jantan yang baik penting untuk mendapatkan keturunan cupang dengan kualitas yang Mengambil Indukan Cupang JantanUntuk mengambil indukan cupang jantan dengan benar, berikut beberapa langkah yang perlu Anda ikuti1. Siapkan tempat pemisahan Persiapkan sebuah akuarium kecil yang bersih dan siapkan lingkungan yang nyaman untuk indukan cupang jantan. Pastikan akuarium memiliki filter dan pemanas air yang tepat untuk menjaga kondisi air yang baik. Anda juga dapat menambahkan tanaman air atau tempat persembunyian kecil untuk menciptakan lingkungan yang lebih alami bagi indukan Perhatikan kondisi air Sebelum memindahkan indukan cupang jantan, pastikan kondisi air di dalam akuarium telah stabil. Periksa suhu air dan pastikan berada dalam rentang yang sesuai untuk cupang, biasanya antara 25 hingga 28 derajat Celsius. Selain itu, pastikan juga kualitas airnya baik dengan menguji pH, amonia, nitrit, dan nitrat. Air yang bersih dan seimbang akan membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan indukan Pisahkan dengan hati-hati Saat memindahkan indukan cupang jantan, gunakan jala atau wadah yang bersih dan aman. Perlahan-lahan masukkan indukan jantan ke dalam wadah tersebut, pastikan tidak ada cedera atau gangguan pada ikan. Hindari stres berlebihan saat memindahkan cupang, karena stres dapat berdampak negatif pada kesehatan dan reproduksi Berikan perawatan yang baik Setelah indukan cupang jantan dipisahkan, pastikan memberikan perawatan yang baik. Berikan makanan yang berkualitas tinggi dan seimbang, seperti serangga kecil, cacing sutra, atau pakan buatan khusus untuk cupang. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan akuarium dengan melakukan pergantian air rutin dan membersihkan sisa makanan yang tidak Pantau pertumbuhan dan perkembangan Selama masa pertumbuhan indukan cupang jantan, perhatikan perkembangan fisik dan perilakunya. Pastikan ia sehat, aktif, dan memiliki pola makan yang baik. Jika Anda melihat tanda-tanda penyakit atau masalah lainnya, segera konsultasikan dengan ahli cupang atau dokter hewan hewan untuk mendapatkan perawatan yang indukan cupang jantan dari tempat pemijahan pada saat burayak berumur 2 minggu adalah pilihan yang tepat. Ini memberikan kesempatan bagi indukan betina untuk fokus pada perawatan burayak yang tersisa dan memungkinkan Anda untuk memilih indukan jantan yang untuk mempersiapkan lingkungan yang nyaman, memindahkan indukan dengan hati-hati, memberikan perawatan yang baik, dan memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda dapat membantu memastikan kesuksesan pemijahan dan reproduksi cupang yang sehat dan yang Sering DiajukanPertanyaanJawabanKapan waktu yang tepat untuk mengambil indukan cupang jantan?Indukan cupang jantan diambil dari tempat pemijahan pada saat burayak berumur 2 yang harus dipersiapkan saat akan mengambil indukan cupang jantan?Anda perlu menyiapkan sebuah akuarium kecil yang bersih dan nyaman, dengan filter dan pemanas air yang sesuai. Juga, perhatikan kondisi air dan pastikan sudah stabil sebelum memindahkan indukan ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat memindahkan indukan cupang jantan?Ya, pastikan Anda memindahkan cupang dengan hati-hati menggunakan jala atau wadah yang bersih dan aman. Hindari stres berlebihan saat memindahkan cara memberikan perawatan yang baik pada indukan cupang jantan?Berikan makanan berkualitas tinggi dan seimbang, jaga kebersihan akuarium, dan perhatikan pertumbuhan dan perilaku cupang. Lakukan pergantian air rutin dan membersihkan sisa makanan yang tidak yang perlu dipantau selama masa pertumbuhan indukan cupang jantan?Pantau perkembangan fisik dan perilaku cupang. Pastikan mereka sehat, aktif, dan memiliki pola makan yang baik. Jika ada tanda-tanda penyakit atau masalah lainnya, konsultasikan dengan ahli cupang atau dokter waktu mengambil indukan cupang jantan pada usia 2 minggu dianggap penting?Memindahkan indukan cupang jantan pada usia 2 minggu memberikan kesempatan bagi indukan betina untuk fokus pada tugasnya sebagai pemelihara burayak yang tersisa, dan memungkinkan Anda memilih indukan jantan dengan lebih mudah.
ikan cupang yang dipelihara dengan tujuan untukdibudidayakan tentu tidak lepas dari pemijahan ikan cupang. Pemijahan bertujuan untuk mengembangbiakkan ikan cupang dan sekaligus membantu mencari bibit unggul dari persilangan antara cupang yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memijahkan ikan cupang dan cara-cara pemijahan ikan cupang. pasangan yang akan dikawinkan usahakan itu merupakan jantan dominan dan induk dominan serta keduanya harus sudah cukup umur dan berada pada kondisi yang sehat makanan secukupnya kepada ikan cupang yang akan dikawinkan tersebut sebelum dilakukan pemijahan 3. Usahakan menggunakan betina yang belum pernah dikawinkan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, karena menurut penelitian, hasil telur perkawinan ikan cupang yang pertama merupakan hasil yang paling optimal dibanding dengan hasil produksi telur yang ke 2 Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang sama secara langsung dan tidak perlu tahap pengenalan atau perjodohan, karena saya melakukannya begitu juga dan tidak mengalami masalah apa β apa kecuali salah satu dari cupang tersebut belum siap kawin, maka tidak akan ada telur yang dapat dihasilkan. Catatan β dalam waktu 1 x 24 jam atau 1 hari akan ada telur dengan syarat kedua cupang sudah siap kawin β saya menuliskan ini sesuai dengan hasil budidaya saya sendiri dan jika dalam waktu 2 hari blm ada telur maka pisahkan betina dari tmpt jantan, karena ini menunjukan kalau mereka belum siap kawin. Persiapan Wadah Pemijahan 1. Anda dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember/baskomplastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar. 2. Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm Ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius. 3. Siapkan media pijah substrat bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur. Biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 10Γ15 cm atau 10Γ10 cm saja. 4. Jangan lupa berikan sedikit garam ke tempat dimana akan dilakukan pemijahan , hal ini dilakukan karena untuk meminimalkan tumbuhnya jamur yang dapat menyerang ikan cupang kita. Pemijahan Pada indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran Masukkan jantan dan betina yang akan dikawinkan ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari serta jangan lupa tutup tempat pemijahan tersebut. dan usahakan tempat yang dijadikan tempat pemijahan itu Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya. Sarang dibuat oleh si jantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air. betina yang siap dikawinkan adalah betina yang sudah cukup umurnya dan memiliki bintik putih dibagian perut dan perut sedikit buncit, serta badan yang akan belang-belang warna putih. Sedangkan pada jantan, dapat dilihat dari sifatnya yang sangat suka membuat gelembung busa diatas permukaan air dan itu merupakan tanda bahwa si jantan siap dikawinkan 3. Jika dalam waktu 2 hari masih tidak ada telur, maka segera pisahkan pasangan tersebut 4. Proses pernikahan akan terjadi selama kurang lebih 2-3 hari 5. Pada saat pemijahan tubuh si jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf βUβ dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan. Telur-telur tersebut akan berjatuhan ke dasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan di sarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat. 6. Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda-tanda si jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa. Dengan tujuan agar sibetina tidak memakan telurnya sendiri 7. Setelah aktifitas pemijahan selesai, segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu. Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan. 8. Berikan sedikit makanan kepada sijantan selama proses penjagaannya terhadap anak-anaknya. 9. Telur-telur yang subur akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman. 10. Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi. Perlu dicatat bahwa cupang tidak akan pernah mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya. Pembesaran Anakan Ikan Cupang Burayak sampai umur 2-3 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur egg yolk dalam tubuhnya. Pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui tahap-tahapnya, dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder pengembangbiak. Dengan meletakkan tanaman air pada wadah pemijahan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak. Setelah burayak dapat berenang bebas secara otomatis dan naluri alamiahnya akan berburu untuk makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak. Pada saat burayak berumur 3-4 hari dapat diberikan vinegar eels belut cuka, gerakannya disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya. Anda dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms cacing sutra. Setelah burayak berumur 1 minggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS Baby Brine Shrimp/Artemia yang telah dikultur. Pemberian kutu air dan Artemia bisa dilanjutkan hingga burayak berumur 3 minggu, dan dapat juga dicampur/divariasi dengan cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama. Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam. Pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu. Pada usia 4 hingga 6 minggu burayak mulai terbentuk organ labirinnya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas mengambil oksigen langsung dari udara. Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk cuk, kutu air dan bloodworm. Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar. Kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut/perlahan. Sejak usia 4 minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru/bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya. Untuk meminimalisir pertarungan, gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan. Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina. Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C. pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda. Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah soliter. Gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 Cm. dan lakukan penggantian air 30% β 50% setiap 3 β 7 hari. Kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan. di atas merupakan tulisan saya sendiri serta gabungan dari kutipan berbagai sumber tentang cara pemijahan ikan cupang sekaligus cara pembesaran anakan cupang agar tumbuh dengan sehat dan selamat hingga dewasa.
Gan, Gimana Caranya Misahin Indukan Ikan Cupang Jantan Dari Burayak Yang Sudah Menetas, Dan Burayak Umur Berapa Induk Jantan Dipisah? He he he, itu judul apa atau apa ya? Bahkan tak ada KW - nya sama sekali. Biarin aja.....yang penting berbagi pengalaman pada sahabat semua, ya nggak? πππ Sebenernya itu adalah pertanyaan dari temen temen subscribe di salah satu channel youtube majalah ikan. Emang sihc, pertanyaanya kagak persis seperti yang tertera pada judul....tapi menjurusnya ke situ. Dalam ternak atau budidaya ikan cupang memang susah susah gampang sih, bahkan para breeder kondang pun terkadang dan mungkin mustahil bisa mencetak burayak yang masih bisa bertahan hidup hingga 100 %, paling paling 80 % saja, itupun juga didukung keberuntungan. Kembali ke pertanyaan, emang kita yang lagi belajar memijahkan ikan cupang terkadang suka bingung. Banyak burayak yang menetas bingung, burayak dimakan indukan jantan tambah bingung, apa lagi yang berkali kali memijahkan ikan cupang nggak pernah berhasil mendapatkan burayak, bingungnya nggak ketulungan ππππ. Betul πππ??? Nah kebetulan yang nanya itu adalah tipe pertama burayak berhasil menetas banyak , tapi bingung gimana cara ngambil indukan jantanya, pake serokan ikan cupang, takut burayak ikut keserok juga. Pake tangan, takut indukan lari kesana kemari hingga para burayak pada mabok dan akhirnya mati. Nggak dipisahin takut dimakan si induk jantan? bener bener serba salah dan bikin pusing. Untung saja masuk salah satu chanel youtube majalah ikan, jadi terpecahkan masalah dan tenang dalam menghadapi kemungkinan kemungkinan yang terjadi......πππ. Bagi yang berpengalaman dalam memijahkan ikan cupang, itu bukanlah masalah yang serius, tapi bagi yang bener bener pemula.....huuuuuuflh. Lalu gimana solusinya? Cara Misahin Indukan Ikan Cupang Jantan Dari Burayak Yang Sudah Menetas Tak usah takut burayak mabok, ambil aja pake tangan yang penting hati hati !!!!!. Itu jawabanya Lalu, kapan induk jantan mulai dipisahin? Saat setelah burayak bisa berenang lurus, tidak sempoyongan lagi! Gan, ada vidionya gak? Nyusul ya vidionya.....musim ujan.....agak susah mijahinya πππ ! π²π²π²π²..... Walaupun tidak semuanya kata kata seperti itu, akan tetapi maksudnya ke situ......gimana sahabat majalah ikan, apakah tanya jawab Gan, Gimana Caranya Misahin Indukan Ikan Cupang Jantan Dari Burayak Yang Sudah Menetas, Dan Burayak Umur Berapa Induk Jantan Dipisah? tadi juga memberi pengaruh baik pada kalian semua, terutama dalam hal pemijahan ikan cupang?
Untuk proses pemijahan cupang bisa mengikuti langkah langkah dibawah ini 1. Siapkan pasangan yang akan dikawinkan dan siapkan 1 pasang lagi sebagai pasangan cadangan apabila tidak berjodoh. 2. Beri makan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti jentik nyamuk/cuk, kutu air, atau blood worm. Hindari pemberian cacing rambut pada ikan betina khususnya yang akan dipijahkan, karena berdasarkan pengalaman seringkali menyebabkan ikan betina sulit bertelur. 3. Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang berdampingan atau masukkan betina kedalam botol kemudian masukkan ketempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat. Biarkan mereka diisolasi selama lebih kurang 3 hari. Persiapkan Wadah Pemijahan 1. Anda dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember/baskom plastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar. 2. Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm. 4 s/d 5 inches. Ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius. 3. Siapkan media pijah substrat bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur. Biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 10x15 cm. atau 10x10 cm. saja. Penjodohan Dan Pemijahan. Pada indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluarannya. 1. Masukkan jantan terlebih dahulu ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari agar si jantan merasa nyaman ditempat baru tersebut. 2. Masukkan betina dalam botol secara perlahan kedalam wadah pemijahan. Ini dimaksudkan agar si betina tidak mengganggu jantannya membangun sarang dan agar mereka saling memandang dan melihat apakah mereka "berjodoh" satu dengan yang lainnya. 3. Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya. Sarang dibuat oleh sijantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air. Apabila betina tertarik dengan sijantan dan siap untuk dikawinkan dapat dilihat pada tanda berbentuk vertical melintang ditubuhnya dengan warna gelap. Tapi jangan terburu-buru untuk mencampur keduanya, biarkan pada tempatnya masing-masing selama 1 hingga 2 hari. 4. Lepaskan betina pada sore keesokan harinya. 5. Si jantan akan segera mendekati dan merayu si betina sambil mengembangkan sirip-siripnya seperti layaknya hendak bertarung. Ini merupakan hal yang lumrah dan merupakan naluri mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sangat kuat dan akan menghasilkan anak-anak yang juga kuat agar dapat survive di alam bebas. 6. Pada saat pemijahan tubuh si jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf "U" dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan. Telur-telur tersebut akan berjatuhan kedasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan disarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat. 7. Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda-tanda si jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa. 8. Setelah aktifitas pemijahan selesai segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu. Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan. 9. Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau si betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan. 10. Ulangi proses diatas dengan pasangan pengganti/cadangan. 11. Telur-telur yang fertile akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman. 12. Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi. Perlu dicatat bahwa Bettas tidak akan pernah mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya, jadi anda tidak bisa memaksa mereka untuk kawin seperti "Siti Nurbaya". PEMBESARAN Burayak sampai umur 2-3 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur egg yolk dalam tubuhnya. Pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui tahap-tahapnya, dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder. 1. Dengan meletakkan tanaman air pada wadah pemijahan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak. 2. Setelah burayak dapat berenang bebas secara otomatis dan naluri alamiahnya akan berburu untuk makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak. 3. Pada saat burayak berumur 3-4 hari dapat diberikan vinegar eels, gerakannya disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya. Anda dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms. 4. Setelah burayak berumur 1 minggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS Baby Brine Shrimp/Artemia yang telah dikultur. 5. Pemberian kutu air dan Artemia bisa dilanjutkan hingga burayak berumur 3 minggu, dan dapat juga dicampur/divariasi dengan cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama. 6. Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam. Pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu. 7. Pada usia 4 hingga 6 minggu burayak mulai terbentuk organ labyrinth nya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas mengambil oxygen langsung dari udara. 8. Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk cuk, kutu air dan bloodworm. 9. Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar. Kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut/perlahan. Sejak usia 4 minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru/bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya. Untuk meminimize pertarungan gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan. 10. Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina. 11. Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C. pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda. 12. Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah soliter. Gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 Cm. dan lakukan penggantian air 30% - 50% setiap 3 β 7 hari. Kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.
indukan cupang jantan diambil dari tempat pemijahan pada saat